top of page

Culture Shock Yang Akan Kamu Temui Saat Tinggal di Korea!





Sewaktu saya pertama kalinya menginjakkan kaki di Korea saya sempat merasa ada di negeri yang asing. Well ya karena tahun 2011 Korea masih belum seterkenal sekarang jadi buat saya pun negara ini masih menyimpan banyak 'misteri' yang belum terkuak.


Sedikit flashback, saya menempuh pendidikan S1 di salah satu universitas di kota Busan selama 4 tahun hingga lulus di tahun 2015. Saat saya menjadi mahasiswa di Korea saya mengalami banyak banget perbedaan budaya yang bikin terkaget-kaget dan kadang sedikit menyinggung secara pribadi juga hehehe. Saya share sedikit pengalaman culture shock yang saya temui saat saya tinggal di Korea.




1 Orang Korea selalu On Time!


Berbeda dengan orang Indonesia yang suka 'ngaret', di Korea waktu sangat dihargai. Ini ngga cuma perihal janjian ketemuan tetapi juga untuk urusan deadline pekerjaan dan tugas. Kalau kita membuat janji dengan orang Korea wajib untuk ditepati dan mereka akan datang tepat waktu. Bagi orang Korea menepati janji dan on time adalah cerminan orang itu reliable atau tidak.


So untuk kamu yang terbiasa suka telat harus bisa memulai kebiasaan disiplin waktu ya.



2 Orang Korea hobi sikat gigi


Mungkin buat kita melihat orang sikat gigi sambil jalan-jalan adalah hal yang ngga sopan. Tapi hal ini sangat biasa di Korea. Orang Korea punya kebiasaan untuk gosok gigi setiap habis makan lalu touch up make up mereka kembali. Ngga jarang juga kamu akan sering menemui orang sikat gigi di tempat umum dan kadang-kadang sambil kesana kemari.



3 Mahasiswa rela begadang untuk belajar ujian


Mahasiswa di Korea tergolong ambisius dengan prestasi akademik mereka. Ngga heran saat musim ujian perpustakaan akan buka 24 jam dan selalu penuh dengan kumpulan mahasiswa yang belajar sampai subuh. Mereka juga terbilang rajin dan niat saat mengerjakan tugas-tugas kuliah.



4 Senioritas dan hierarki itu sangat ketat


Ngga hanya di lingkungan kampus, dalam kehidupan sosial pun senioritas itu berasa banget! Sebagai orang yang lebih muda kamu wajib menghormati orang yang lebih tua. Misalnya dengan memanggil senior bukan dengan namanya langsung tetapi dengan sebutan seonbae.

Kamu juga wajib menuruti perintah atau perkataan orang tua tanpa tanda tanya.


Saya ingat saat menjadi maknae (orang termuda) di studi grup kampus, salah satu senior saya selalu menyuruh saya ini dan itu. Awalnya saya bingung dan sempat males meladeni tapi setelah tahu alasannya mau ngga mau saya lakukan. Dan karena saya tidak pernah mengeluh seonbae saya ternyata jadi dekat dengan saya. Mungkin karena dia sudah punya trust dengan saya.


Dalam budaya minum pun sebagai maknae kita wajib untuk melayani yang lebih tua dengan menuangkan minuman, mempersiapkan peralatan makan hingga berhenti makan setelah tertua selesai makan.



5 Buang sampah ngga bisa sembarangan


Di Korea sampah dibedakan ke 6 kategori yang berbeda dan sudah disediakan di tempatnya masing-masing. Saat buang sampah kita wajib untuk membuang sampah sesuai dengan kategorinya karena kalau tidak ada ajussi yang akan menyuruh kita untuk ambil kembali sampahnya dan menaruhnya ke tempat yang semestinya.



6 Kemana-mana jalan kaki


Korea memiliki sistem transportasi yang nyaman, aman dan terintegrasi. Nah tapi sayangnya rumah-rumah di Korea itu rata-rata terletak di daerah perbukitan dan banyak yang tidak terjangkau bus. Alhasil saya harus berjalan kaki lumayan jauh saat bolak-balik dari rumah ke halte atau stasiun kereta terdekat.



7 Lansia hobi naik gunung


Ketika saya naik gunung bersama teman-teman saya, mayoritas pendaki yang saya temui adalah para lansia! Iya ngga seperti pendaki di Indonesia yang rata-rata mahasiswa atau orang muda, di Korea justru banyak pendaki yang sudah berumur. Mereka pun kaget melihat sekumpulan orang asing masih muda malah ikutan naik gunung. Dan anehnya orang-orang tua ini justru lebih gesit saat mendaki.



8 Manggil 'oppa' punya konotasi negatif


Kalau kamu suka K-Pop pasti semua laki-laki Korea kamu panggil 'oppa'. Tapi ternyata panggilan 'oppa' itu hanya bisa digunakan untuk laki-laki yang sudah akrab dengan kita. Nah kalau kita asal memanggil orang lain apalagi yang baru dikenal dengan sebutan 'oppa' kita akan auto dicap sksd atau punya konotasi yang kurang baik dimata orang Korea.



9 Budaya minum alkohol


Orang Korea suka sekali minum alkohol untuk melepaskan stress. Tapi mereka tidak minum akohol sendirian, mereka akan lebih suka pergi ke 'sul jib' untuk berkumpul dan minum bareng dan ini bisa dilakukan hampir setiap hari. Orang Korea bisa pergi dari satu tempat ke tempat lainnya untuk minum sampai mabuk. Ngga heran saat malam hari suka terlihat orang tertidur di pinggir jalan.



10 Menanyakan BB adalah hal yang tabu


Orang Korea sangat peduli dengan urusan berat badan. Ketika kamu membahas persoalan berat badan, menanyakan BB orang lain akan terasa menyebalkan dan tidak mengenakan dimata orang tersebut. Mereka biasanya akan menjawab "rahasia!"



11 Personal space? Apa itu?


Budaya cepat-cepat 'ppali-ppali' agaknya membuat kebiasaan masyarakat Korea untuk selalu terburu-buru dalam melakukan segala hal termasuk berjalan. Terkadang kamu akan ngga sengaja tertabrak orang lain saat berjalan atau kamu akan di telpon seniormu tengah malam untuk menyelesaikan tugas mendadak. Hal ini bukanlah hal yang tidak sopan bagi orang Korea karena mereka ingin semuanya berjalan dengan segera.




12 Suka memberi hadiah


Di Korea ada banyak banget hari libur berkaitan dengan perayaan di luar hari besar seperti Seollal dan Chuseok. Yang saya jumpai di sana ada Hari Anak-Anak, Hari Guru, Hari Peppero, dan lainnya. Menariknya orang Korea suka sekali memberikan hadiah kepada orang-orang terdekat mereka ngga hanya saat hari raya tapi juga saat wedding anniversary, hari pertama jadian, perpisahan dan house warming day.


Ketika kita bertamu ke rumah orang Korea pun wajib untuk membawa sesuatu sebagai bentuk apresiasi ke orang tersebut.




Itu tadi beberapa fenomena culture shock yang saya alami saat tinggal di Korea. Perbedaan budaya yang mencolok memang bikin geleng-geleng kepala tapi ada baiknya kita bisa memahami dan beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat di negara tersebut. Dengan mengetahui beberapa hal tentang culture shock ini kamu sudah nggak kaget lagi saat berkunjung ke Korea.











Comments


Okdabang
Course

Tutor Bahasa Korea online dengan layanan personal sebagai support system terbaik dalam meraih kesempatan upgrade diri dengan Bahasa Korea

PT TRINITY TUNGGAL CIPTA

Address

Bintaro Sektor 9

Tangerang Selatan

Email

  • TikTok
  • LinkedIn
  • Instagram

© 2025 Okdabang Course.

Powered and secured by Wix

bottom of page